Menyimak (listening)
Didefinisikan sebagai kegiatan yang bersifat fisikal di mana seseorang menerima, memperhatikan, serta memahami suara (Barker dalam Haryani, 2001:242)
Menyimak secara efektif merupakan aktivitas yang aktif dari pikiran seseorang, bukan hanya aktivitas yang pasif, yakni mendengarkan suara. Menyimak secara efektif membutuhkan konsentrasi penuh agar bias menginterpretasi pesan yang disampaikan. Di samping itu, menyimak yang efektif tidak hanya menggunakan indera pendengaran saja, tetapi juga pikiran.
Proses Menyimak
1. Mendengarkan (hearing)
Didefinisikan sebagai aktivitas fisik di mana seseorang menerima suara melalui indra pendengaran.
2. Memperhatikan (attention)
Perasaan seseorang secara terus menerus dibombardir dengan berbagai stimuli/ransangan yang berasal dari luar.
3. Memahami (understanding)
Mendengar dan perhatian belum sampai pada memberikan makna terhadap pesan yang disampaikan.
4. Mengingat (remembering)
Pesan yang telah diterima dan diinterpretasikan kemudian diletakkan dalam ingatan.
5. Mengevaluasi (evaluating)
Pesan yang disampaikan akan diukur bukti-buktinya, akan dibedakan mana fakta dan mana yang opini, dan menentukan apakah pesan itu mengandung bisa atau tidak.
6. Menanggapi (responding)
Menanggapi pembicaraaan atau pesan yang disampaikan dengan memberikan umpan balik (feedback).
Tipe Mendengar
Ada 2 macam tipe menyimak, yaitu:
1. Menyimak secara aktif
Proses menyimak di mana listener memiliki keterlibatan yang tinggi dan memberikan umpan balik yang jelas.
2. Menyimak secara pasif
Proses menyimak di mana penyimak memiliki keterlibatan yang rendah dan tidak memberikan umpan balik atau memberikan tetapi tidak cukup.
Sebab-Sebab Penyimak Tidak Efektif
1. Faktor Lingkungan
2. Sumber Pesan
3. Pesan
4. Individu Penyimak itu Sendiri
Daftar Pusaka : Komunikasi Bisnis
Oleh Sutrisna Dewi
Penerbit ANDI Yogyakarta
Halaman 179 - 183
Kamis, 29 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar